Rabu, 11 Januari 2017

Martupol Invitation


Hai, ini adalah post pertama saya seumur hidup (padahal sudah pernah bikin 3 blog lohhh..  tapi belum pernah post apa2.. 😃😃😃 ). Jadi harap dimaklum kalau-kalau bahasa saya masih sangat.. sangat.. sangat .. berantakan.. hehehehe. Berawal dari saat saya akan melaksanakan adat pemberkata pra nikah (MARTUPOL) dibandung, orang tuaku  mempercayakan undangan untuk acara martupol kepada saya, dan sayapun meng-Ia-kan. Hari demi hari berlalu, minggu demi berlalu dan akhirnya bulan demi bulan pun berlaku hingga tibalah saat H-10 dan undangan belum juga ada bentuk dan rupanya didepan mata, karena santainya dan menganggap sepele (alhasil mamahku ngomel2 .. 😜😜😜). Karena hanya akan menceta undangan 50 buah, saya pikir pasti pengerjaanya cepat dan harganya akan sama dengan memesan 500 buah.. ahahah ( ntah saya polos atau bodoh ). Dan akhirnya .. jeng-jeng harganya jauh dari ekspetasi dan penjual undanganpun menjawab pertanyaan saya dengan berleha-leha (benci aku,, 😞😞).


Barulah aku berinisiatif untuk membuat kartu undangan sendiri, design sesuka kita dan harga jauuuhhhh dari pada harga di percetakan undangan dan kalau ada kurang-kurang tinggal cetak lagi tuhhh ke digital printing 😁😁😁😁.


Dan inilah hasil designt ku yang mendadak dangdut.. hehehehe





Hanya dengan modal Rp 3.000 per undangan sudah bisa mendapatkan kartu undangan dengan kualiats Ok, uni dan menarik, dimana proses cetak bisa ditunggu saudara-saudara.. heheheh..

Mungkin sekian dulu ceritaku, nanti lanjut cerita undangan Pernikahanku yah .. yang berhasil aku buat sendiri dengan nuansa adatku "Batak".. hehehhe. Terimakasih ...